Senin, 19 Oktober 2009
STROKE???
Angka kematian pada pria dan wanita relative sama, tetapi angka kematian di Negara-negara yang miskin dan sedang berkembang, jauh lebih besar dari pada angka kematian stroke di negara-negara maju. Angka kejadian stroke di Indonesia meningkat dengan tajam. Bahkan saat ini Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita stroke terbesar di Asia, karena berbagai sebab selain penyakit degeneratif, dan terbanyak karena stres. Ini sangat memprihatinkan mengingat Insan Pasca Stroke (IPS) biasanya merasa rendah diri dan emosinya tidak terkontrol dan selalu ingin diperhatikan. Tahun 2020 diperkirakan 7.6 juta orang akan meninggal karena stroke. Stroke terjadi bila pembuluh darah di otak pecah atau tersumbat, yang mengakibatkan gejala-gejala yang berlangsung lebih dari 24 jam.
Berdasarkan penyebabnya, stroke terbagi menjadi dua :
1. Cerebral haemorrhage (stroke hemorajik), yaitu stroke yang terjadi karena pecahnya pembuluh darah.
2. Ischaemic stroke (stroke iskemik), yaitu stroke yang terjadi karena sumbatan pembuluh darah.
Stroke hemorajik mempunyai kemungkinan lebih besar menyebabkan cacat atau kematian dibandingkan stroke iskemik.
Seseorang yang pernah mengalami stroke atau stroke ringan, bisa saja mendapatkan serangan stroke ulangan. Bahkan resiko berulangnya stroke sangat tinggi. Kurang lebih dari lima pasien akan mendapat stroke sekunder dalam waktu lima tahun. Namun seiring dengan canggihnya pengobatan stroke, saat ini risiko berulangnya stroke bisa dikurangi. Asam asetil salisilat yang banyak dipakai oleh pasien stroke iskemik atau TIA dapat mengurangi risiko stroke sekunder 25 – 33 %. Saat ini yang memprihatinkan adalah meningkatnya kasus-kasus stroke pada usia muda yang diakibatkan adanya penyakit kalainan jantung bawaan, terutama kerusakan pada klep jantung, sehingga aliran darah yang menuju otak terhambat, sehingga terjadi serangan stroke. Beberapa waktu yang lalu, stroke memang dimonopoli oleh kakek nenek yang berusia 50 tahun ke atas. Tetapi sekarang, penyebab kematian nomor tiga di berbagai negara ini juga menyerang usia di bawah 45 tahun. Bahkan dalam laporan Konferensi Ahli Saraf Internasional di Inggris, diduga terdapat lebih dari 1.000 penderita stroke yang berusia kurang dari 30 tahun setiap tahunnya. Dampak yang ditimbulkan oleh stroke yang menimpa usia produktif ini, lebih berat efek psikologisnya baik untuk penderita maupun orang-orang di sekitarnya. Hal ini mereka sebagian besar adalah pencari nafkah untuk keluarga. Hal ini berakibat terhadap menurunnya tingkat produktivitas dan terganggunya sosial ekonomi keluarga. Kasus stroke meningkat di Amerika seiring dengan mewabahnya kegemukan (obesitas) dan junk food. Sayangnya, makanan dengan gaya hidup negara maju yang tinggi lemak dan kolesterol ini sudah merambah pula di Indonesia. Padahal kalau kita masih meneruskan pola makan orang tua dahulu yang kaya serat dari buah dan sayur-sayuran alami, kasus stroke ini tidak akan sebanyak sekarang.
Stroke merupakan salah satu penyebab kematian dan kecacatan neurologis yang utama di Indonesia. Sebagian besar kejadian stroke tersebut adalah stroke non hemoragik. Stroke non hemoragik mempunyai banyak faktor resiko. Salah satunya adalah dislipidemia, yaitu peningkatan kadar kolesterol dan trigliserida serta penurunan HDL kolesterol. Stroke lebih sering menyebabkan kelumpuhan / kecacatan daripada kematian. Pencegahan adalah strategi yang efektif untuk mengurangi kerusakan yang terjadi padapenyakit stroke. Hipertensi adalah faktor resiko yang paling penting untuk stroke, terutama Stroke sumbatan. Tidak ada bukti bahwa wanita lebih tahan terhadap hipertensi daripada laki-laki. Insiden stroke sebagian besar diakibatkan oleh hipertensi, sehingga kejadian stroke dalam populasi dapat dihilangkan jika hipertensi diterapi secara efektif. Peningkatan tekanan darah yang ringan atau sedang (borderline) sering dikaitkan dengan kelainan kardiovaskuler, sedangkan pada peningkatan tekanan darah yang tinggi, stroke lebih sering terjadi.
Kelainan jantung merupakan kelainan atau disfungsi organ yang mempredisposisikan timbulnya stroke. Meskipun hipertensi merupakan faktor resiko untuk semua jenis stroke, namun pada tekanan darah berapapun, gangguan fungsi jantung akan meningkatkan resiko stroke secara signifikan. Peranan gangguan jantung terhadap kejadian stroke meningkat seiring pertambahan usia .
Selain itu, total serum kolesterol, LDL maupun trigliserida yang tinggi akan meningkatkan resiko stroke iskemik ( terutama bila disertai dengan hipertensi ), karena terjadinya aterosklerosis pada arteri karotis. Diabetes meningkatkan kemungkinan aterosklerosis pada arteri koronaria, femoralis dan serebral, sehingga meningkatkan pula kemungkinan stroke sampai dua kali lipat bila dibandingkan dengan pasien tanpa diabetes. Pasien obesitas/ kegemukan memiliki tekanan darah, kadar glukosa darah dan serum lipid yang lebih tinggi, bila dibandingkan dengan pasien tidak gemuk. Hal ini meningkatkan resiko terjadinya stroke, terutama pada kelompok usia 35-64 tahun pada pria dan usia 65-94 tahun pada wanita. Namun, pada kelompok yang lain pun, obesitas mempengaruhi keadaan kesehatan, melalui peningkatan tekanan darah, gangguan toleransi glukosa dan lain-lain. Pola obesitas juga memegang peranan penting, dimana obesitas sentral dan penimbunan lemak pada daerah abdominal, sangat berkaitan dengan kelainan aterosklerosis. Meskipun riwayat stroke dalam keluarga penting pada peningkatan resiko stroke, namun pembuktian dengan studi epidemiologi masih kurang. Merokok merupakan faktor resiko tinggi terjadinya serangan jantung dan kematian mendadak, baik akibat stroke sumbatan maupun perdarahan.
Pada meta analisis dari 32 studi terpisah, termasuk studi-studi di atas, perokok memegang peranan terjadi insiden stroke, untuk kedua jenis kelamin dan semua golongan usia dan berhubungan dengan peningkatan resiko 50% secara keseluruhan, bila dibandingkan dengan bukan perokok. Resiko terjadinya stroke, dan infark otak pada khususnya, meningkat seiring dengan peningkatan jumlah rokok yang dikonsumsi, baik pada laki-laki ataupun wanita.
Di Indonesia masih belum terdapat epidemiologi tentang insidensi dan prevalensi penderita stroke secara nasional. Dari beberapa data penelitia yang minim pada populasi masyarakat didapatkan angka prevalensi penyakit stroke pada daerah urban sekitar 0,5% (Darmojo , 1990) dan angka insidensi penyakit stroke pada darah rural sekitar 50/100.000 penduduk (Suhana, 1994). Sedangkan dari data survey Kesehatan Rumah Tangga (1995) DepKes RI, menunjukkan bahwa penyakit vaskuler merupakan penyebab kematian pertama di Indonesia. Dari data diatas, dapat disimpulkan bahwa pencegahan dan pengobatan yang tepat pada penderita stroke merupakan hal yang sangat penting, dan pengetahuan tentang patofisiologi stroke sangat berguna untuk menentukan pencegahan dan pengobatan tersebut, agar dapat menurunkan angka kematian dan kecacatan. (Japardi, Iskandar. http://library.usu.ac.id/download/fk/bedah-iskandar%20japardi31.pdf )
Stroke merupakan penyakit yang sering dijumpai di bidang Ilmu Penyakit Syaraf, selain merupakan penyakit serius dan meninggalkan cacat jasmani, juga meninggalkan cacat rohani yang cukup berat. Keluarga para pasien stroke tidak mampu sepenuhnya mencurahkan tenaga dan perhatiannya untuk menjadi insan pembangun karena harus menyisihkan sebagian tenaga dan waktunya untuk perawatan serta pengobatan bagi si penderita. Sedangkan penderita stroke memerlukan banyak dukungan untuk mempercepat kesembuhannya. Selain pengawasan intensif dari tim dokter yang merawat, perhatian keluarga juga sangat menentukan.
Sabtu, 03 Oktober 2009
Pada catatan kaki
Luap gairah tak terbendungkan
Serut dan mata kuyu memandang
Ungkap satu hasrat dan kerinduan
Seakaan dendam ini membuncah, membara dan tak membiarkan seorangpun pergi tanpa luka
Untuk kesempatan yang pertama dan kedua tak ada . sesaat rapuh ini semakin terasa
Namun ku ingin tak ada duka.
Tak ingin ada harap dan kesiaan. Semua biar berjalan seperti biasa.
Tak ada lagi tangis, apalagi airmata kesedihan
Sudah cukup bagiku. Sudah tamat episode itu.
Kenapa masih bertanya lagi?
Jika pertanyaan itu muncul dari dalam kalbu yang berbisik, maka mengapa tak ungkapkan saja dari dulu?
Pada catatan kaki aku menulis. pada sepucuk kertas yang terukir sajak sendu
soerabaiya:6 mei 08
---copas from my other blog-------
Rabu, 09 September 2009
pengaLAman peRTama ngisi bLOg via HP
Huhfh..ini udah tgl 9 septmber,and bentar lg uda mau lebaran..
Ya..lebaran..idul fitri..tp knapa aku merasa semakin bodoh ya??
Hari ini aku tak dapat menahan emosiku..lagi..
Maafkan aku teman..q tak bisa terima melihat ekspresimu itu..sepertinya kau puas kalau nilaiku lebih rendah darimu..
Rasanya aku hari ini sudah tak bisa menahan lg,ternyata begini ya perasaan mereka yg sakit hati karena mu..
Bukannya aku cerita tentang gmn pengalamanku ngisi lwt hp,tp malah curhat..
Hufh..lagi2..ngerasa bete seperti ini..mungkin aku butuh strategi baru lagi untuk menghadapi segala kemungkinan ke depan nantinya..
Oia,sekarang sedang kuliah EPG-ekologi pangan dan gizi..
Q jd bngung ntar skripsiku ke peminatan yang mana?? Gizi,biostat,AKK??
Entah,q belum menentukannya..semoga segera dapat ku putuskan..
Kamis, 03 September 2009
lifehouse-you and me lyrics
and in what month
this clock never seemed so alive
I can't keep up
and I can't back down
I've been losing so much time
cause it's you and me and all of the people
with nothing to do
nothing to lose
and it's you and me and all of the people
and I don't know why
I can't keep my eyes off of you
all of the things that I want to say
just aren't coming out right
I'm tripping inwards
you got my head spinning
I don't know where to go from here
cause it's you and me and all of the people
with nothing to do
nothing to prove
and it's you and me and all of the people
and I don't know why
I can't keep my eyes off of you
there's something about you now
I can't quite figure out
everything she does is beautiful
everything she does is right
you and me and all of the people
with nothing to do
nothing to lose
and it's you and me and all of the people
and I don't know why
I can't keep my eyes off of you
you and me and all of the people
with nothing to do
nothing to prove
and it's you and me and all of the people
and I don't know why
I can't keep my eyes off of you
what day is it
and in what month
this clock never seemed so alive
----lagu yang menggetarkan hati.. sedikit berharap,, eh salah.. banyak berharapa bahwa ada yang bikinin aku lagu kayak gini.. hehee... banyakan nonton sinetron ya aku ini???
Sabtu, 04 Juli 2009
setitik kristal
Sedang berpikir bahwa ternyata waktu yang ku punya, yang tersisa untukku mungkin tak cukup untuk ku dari pada cita-cita yang ku punya…
Sedih mengakuinya.. sementara masih berlumur dosa, aku tak sanggup membayangkan lagi.
Segala kemungkinan-kemungkinan yang mungkin bisa terjadi membuatku semakin menangis.
Mungkin ini tak harus terjadi.. tahu kalau Tuhan Maha Adil. Tak mungkin dibiarkannya aku menderita,.
Tapi kenapa hatiku pias menerima ini?
Sesaat ingin menangis sejadi-jadinya.. terlalu berat untukku tatkala aku harus melawan keinginanku yang begitu banyak itu. Sungguh, jikala aku mampu mengatakannya ku ingin segala berakhir sekarang..
Tak ingin sakit lagi. Tak ingin menangis lagi..
Allohu Robbi.. sesungguhnya aku tahu bahwa hidup dan matiku ini adala milik-Mu…